
Dahulu kala, ada sebuah pohon apel besar. Seorang anak kecil suka datang dan bermain-main setiap hari. Dia senang naik ke atas pohon, makan apel, tidur sejenak di bawah bayang-bayang pohon apel … Ia mencintai pohon apel itu dan pohon itu senang bermain dengan dia. Waktupun terus berlalu ……. Anak kecil itu sudah dewasa dan dia berhari-hari tidak lagibermain di sekitar pohon. Suatu hari anak itu datang kembali ke pohon dan ia tampak sedih. “Ayo bermain dengan saya,” pinta pohon apel itu. Aku bukan lagi seorang anak, saya tidak ‘bermain di sekitar pohon lagi. “Anak itu menjawab,” Aku ingin mainan. Aku butuh uang untuk membelinya....

Visi… Pemenang yakin dirinya pasti sukses, Pecundang bahkan tidak berani bermimpi dirinya bisa sukses. Ketika menghadapi tantangan… Pemenang menghadapinya dengan antusias, Pecundang mundur sebelum bertanding. Saat menghadapi kesulitan… Pemenang: “Ini adalah proses menuju sukses..Maju terus!” Pecundang:“It’s not work. Sia-sia saja usahaku. Capek ah. Nyerah aja “ Bila jatuh… Pemenang berdiri lagi Pecundang:”Ngapain bangun lagi, ntar jatuh lagi. Enak duduk aja.” Menyerah itu.. Pemenang: “Tidak ada dalam kamus hidupku. Never Give Up!” Pecundang: “Biasa aja.. Aku...

SETIAP mahasiswa, (bahkan saya) bermimpi akan menjadi sarjana sesuai cita-cita. Setelah sarjana, apakah itu berarti perjuangan dan perjalanan panjang yang cukup melelahkan menjadi mahasiswa sudah selesai? Jawabnya tentu “TIDAK”. Tantangan baru pasti menghadang langkah Anda setelah meraih gelar sarjana. Tantangan yang tidak kalah hebatnya di saat masih kuliah, tantangan yang menuntut kesiapan intelektual yang tinggi dan bermental baja. Bagaimana tidak, sebab di situlah Anda nantinya diperhadapkan dengan tanggung jawab yang cukup besar. Di situlah nantinya Anda mengaplikasikan atau mengamalkan ilmu yang diperoleh sejak di bangku kuliah dan sekaligus...

Baka adalah salah satu nama di dalam Bible (Mazmur 84), yang paling sering jadi perdebatan. Ada yang beranggapan Baka adalah Lembah Biqa di Lebanon, namun ada juga yang percaya Baka itu adalah Bakkah (Makkah), sebagaimana terdapat di dalam QS. Ali ‘Imran (3) ayat 96. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan, Mazmur Pasal 84, ayat 1-7, berikut : 1. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah. 2. Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya Tuhan semesta alam! 3. Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran Tuhan; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. 4. Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah...

Belum dapat kerjaan? "yah..namanya juga sudah takdir". Belum punya pacar? "yah..namanya juga sudah takdir". Tak kunjung naik jabatan? "yah..namanya juga sudah takdir". Kapan nikah ya? "yah..namanya juga sudah takdir". Kapan sih lulus kuliah?"yah..namanya juga sudah takdir". Apakah benar semua itu adalah takdir? Anda yakin? Itu semua bukanlah takdir Anda! Jika selama ini banyak orang bilang bahwa kegagalan Anda, atau kesuksesan Anda adalah takdir, rupanya Anda berbicara pada orang yang salah. Hidup ini bukan pasrah dan hanya berserah pada nasib atau takdir tanpa perjuangan yang berarti. Hidup ini artinya lebih dari...

Pagi itu, seorang pria tampak turun dari mobil mewahnya. Ia bermaksud untuk membeli sebuah kado di kompleks pertokoan itu. Besok adalah hari Ibu, dan ia bermaksud untuk membeli lalu mengirimkan sebuah hadiah lewat pos untuk ibunya di kampung. Seorang Ibu yang pernah ia tinggal pergi beberapa tahun lalu untuk kuliah, mencari nafkah, dan mengejar kesuksesan di kota besar ini. Langkah-langkah pria itu terhenti di depan sebuah toko bunga. Ia melihat seorang gadis cantik. Ternyata, gadis itu adalah adik tingkatnya semasa kuliah dulu. Gadis itu terlihat sedang memandangi lesu rangkaian bunga-bunga indah di etalase. Matanya terlihat dengan jelas tengah berkaca-kaca, air mata nya hendak...

Memutuskan itu ibarat menarik pelatik pada mata senjata dan melepaskan panah dari busurnya, tidak bisa ditarik kembali. Sama hal nya dalam hidup ini, ketika kita memutuskan untuk memilih sesuatu maka kita harus berenang sampai ke dasar, tidak boleh mengambang karena akan menghalangi jalur renang yang lainnya.) Seringkali kita mengeluh ketika kita dihadapkan pada dua hal penting yang menagih janji untuk diperhatikan, seringkali kita mengeluh ketika kita dihadapkan pada segudang pekerjaan rutinan, seringkali kita mengeluh ketika dihadapkan pada suatu pencapaian yang besar, seringkali kita mengeluh ketika waktu tidur dan istirahat bekurang tersita pekerjaan dan tanggung jawab...

LALAT dan LEBAH Mengapa LEBAH cepat menemukan Bunga...? Sedangkan LALAT cepat menemukan Kotoran ? Karena naluri Lebah hanya untuk menemukan Bunga, Sedangkan Naluri lalat hanya untuk menemukan Kotoran. LEBAH tidak tertarik pada kotoran. Sebaliknya, LALAT tidak tertarik pada harum dan keindahan bunga. Alhasil, LEBAH kaya akan madu sedangkan LALAT kaya kuman penyakit. Mengapa sebagian orang menjadi JAHAT dan sebagian orang menjadi BAIK. Karena orang jahat tidak tertarik pada hal² yg baik, Sebaliknya bila ada hal² yg jahat, menyakitkan, gosip, bohong, permusuhan, mereka...

Mencintai diri sendiri Menjadi baik dalam segalanya adalah dambaan tiap orang. Menjadi cantik, lembut, ramah, baik hati, bijaksana, lapang dada, dermawan, menyenangkan, sabar, tegar, cerdas, pintar, menarik hati, enak dipandang, enak dijadikan teman curhat dan semua kebaikan lainnya Berbahagialah mereka yang mewarisi gen-gen kebaikan dari orang tuanya. Berbahagialah mereka yang dibesarkan dalam lingkungan yang baik. Berbahagialah mereka yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tua dan sekolahnya. Hingga ia tumbuh dewasa dalam kebaikan, tanpa pergolakan jiwa yang berarti, tak perlu lagi menghadapi dilema dan menyesali perjalanan hidupnya sendiri. Namun...

Para ilmuwan dunia seperti Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Charles Darwin dan lain-lain dikagumi seantero jagat karena kecemerlangan pemikirannya. Namun, seperti apakah sebenarnya cara mereka mengetahui dan mampu mengungkap ilmu yang hingga kini digunakan seluruh manusia? Inilah fenomena belajar para ilmuwan yang terungkap lewat membaca buku biografi mereka. 1. Albert Einstein Cara berbicaranya pada masa kecil tidak begitu menarik. Kemampuan berbahasa atau berbicaranya sangat lambat. Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia berkonsultasi dengan dokter. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala...

My Child... When I get Old, I hope you understand and have patience with me In case I break a plate, or spill soup on the table, Because I'm loosing my eyesight I hope you don't yell at me Older people are sensitive, always having sefpity when you yell When my hearing gets worse, ad I cant hear what you're saying, I hope you don't call me " DEAF !" please repeat what you said or write it down I'm sorry my child I'm getting older When my kness get weaker, I hope you have the patience to help me get up Like how I used to help you while you were little, Learning to walk. Continue Reading...

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama. "Kok, belum tidur ?"sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau Tanya berapa sih gaji Papa ?" "Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?" "Ah,...

Satu siang di Bekasi, lampu merah menyala. Seorang nenek-nenek renta dengan hanya sebelah tangan menawarkan sapu lidi, sebelah tangannya lagi tidak nampak, hanya terlihat pangkal lengan yang kosong. Hatiku nyeri, kuturunkan kaca mobil, “Berapa Nek ?”“Sepuluh ribu neng… ” Kuulurkan sepuluh ribuan, kukira aku akan mendapat satu sapu lidi. Tapi nenek-nenek itu mengangsurkan semua, tiga sapu lidi yang dipegang dengan sebelah tangannya yang tersisa. “Saya cuma beli satu Nek” kataku ragu “Enggak pa pa neng, tiga-tiganya ini sepuluh ribu” jawab nenek itu Lalu nenek itu mengucapkan terima kasih yang diteruskan dengan rentetan doa untuk...

1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya. 2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. 3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret. 4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Kkarena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka. 5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai...

Dimanapun kalian berada, untuk sejenak mari kita merenung dan meresapi kehidupan yang telah kita dapatkan saat ini. Sudahkah kita bersyukur atas segala yang telah kita miliki dan nikmati hari ini? Mari kita perhatikan dengan seksama beberapa keadaan dibawah ini, lihat dan rasakanlah dengan hatimu . . . . . Jika kita memiliki Gedung yang tinggi, Apartement mewah, coba lihatlah mereka. Kita kira pekerjaan kita memuaskan, bagaimana dengan dia? Jikalau kita kira gaji kita rendah, bagaimana dengan dia? Jikalau kita kira belajar adalah suatu hal yang membosankan,...

Silahkan pilih orang yang terpenting dalam sepanjang hidupmu. Disaat menujuh jam-jam istirahat kelas, dosen mengatakan pada mahasiswa/mahasiswinya: “Mari kita buat satu permainan, mohon bantu saya sebentar.” Kemudian salah satu mahasiswi berjalan menuju pelataran papan tulis. DOSEN: Silahkan tulis 20 nama yang paling dekat dengan anda, pada papan tulis. Dalam sekejap sudah di tuliskan semuanya oleh mahasiswi tersebut. Ada nama tetangganya, teman kantornya, orang terkasih dan lain-lain. DOSEN: Sekarang silahkan coret satu nama diantaranya yang menurut anda paling tidak penting ! Mahasiswi itu lalu mencoret satu nama, nama tetangganya....

Steven Paul Jobs, demikian nama lengkapnya, lahir di San Francisco, Amerika Serikat, 25 Februari 1955. Dia diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs. Ayah biologis Jobs, Abdulfattah John Jandali, merupakan profesor sains politik dan ibu kandungnya Joanne Simpson ahli terapi bicara. Hampir sebagian besar masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Cupertino, California. Setelah lulus dari sekolah menengah atas pada 1972, Jobs melanjutkan studinya di Reed College di Portland selama satu semester. Setelah itu, pada musim gugur 1974 Jobs mulai bekerja sebagai teknisi di Atari, sebuah perusahaan yang mendesain circuit board. Pidato Steve Jobs Saat Kelulusan Mahasiswa Universitas...

Setiap fase kehidupan manusia, dari bayi sampai dewasa, pasti akan menemui masalahnya masing-masing. Hal inilah yang dialami Meuthia Rizki. Di balik kesuksesannya sebagai sebagai top leader perusahaan kecantikan berbasis multi level marketing (MLM), ternyata Meuthia Rizki memiliki masa lalu yang cukup kelam. Namun segala upaya dan dukungan keluarga, terutama ibu dan suaminya, menjadi senjata utamanya untuk bangkit. Pengalaman bangkit dari keterpurukan ini dituangkan Meuthia dalam bukunya, Meuthia Rizki: Memeluk Mimpi Mendayung Harapan. "Buku ini memaparkan cerita perjalanan hidup yang diharapkan bisa memotivasi banyak orang untuk bisa bangkit dari keterpurukan,"...

Kisah nyata ini ditulis oleh seorang dosen ITB bernama Rinaldi Munir mengenai seorang kakek yang tidak gentar berjuang untuk hidup dengan mencari nafkah dari hasil berjualan amplop di Masjid Salman ITB. Jaman sekarang amplop bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan, tidak jarang kakek ini tidak laku jualannya dan pulang dengan tangan hampa. Mari kita simak kisah Kakek Penjual Amplop di ITB. Kakek Penjual Amplop di ITB Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat saya selalu melihat seorang Kakek tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara...

Hi Readerz, dalam sehari kita semua memiliki rutinitas,pekerjaan,kesibukan. apapun anda menyebutnya. entah itu berskala kecil, hingga pekerjaan yang melibatkan sebuah tim work yang solid dengan konsentrasi masing-masing. semuanya sedang sibuk dengan pekerjaan. tapi pernahkah anda bertanya pada diri sendiri, seberapa dalam kita melebur dalam sebuah pekerjaan !?? mari kita persingkat saja untuk menyimak cerita pendek berikut. selamat membaca! "Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya...