
Dalam proses perekrutan pegawai, setiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan, pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis, tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Seringkali pertanyaan yang muncul ketika proses wawancara mengandung makna yang berbeda, sehingga belum tentu jawaban benar menurut kita benar pula menurut pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin merupakan jebakan dalam sebuah proses wawancara: Mengapa kami harus mempekerjakan Anda? Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda....

Diambil dari tulisan Syihabuddin Yahya As-Suhrawardi Seorang raja mempunyai sebuah taman, yang sepanjang empat musim selalu ditumbuhi tanam-tanaman yang wangi, hijau subur dan menyenangkan. Air mengalir berlimpah-limpah melaluinya, dan segala macam burung bernyanyi dari dahan-dahan pohon. Setiap hal yang baik dan indah yang dapat kita bayangkan terdapat di dalam taman itu. Dan di antara semuanya itu ada sekelompok burung merak yang cantik. Sekali waktu sang raja mengambil salah seekor burung merak, dan memerintahkannya agar ia dimasukkan ke dalam kantung kulit supaya bulu-bulunya tidak dapat dilihat, sehingga ia tidak dapat mengagumi keindahannya sendiri dengan cara apa pun....

Menurut Ibunya Andrea Hirata di buku Laskar Pelangi, ada 44 macam penyakit gila, makin kecil nomornya berarti makin parah gilanya, disini aku kumpulin semua urutan penyakit gila dan pelajaran moral yang ada di 6 novelnya Andrea Hirata. Walaupun ada 44 tapi yang di tulis Andrea Hirata di bukunya ga genap 44, tapi semua di tulis sesuai aslinya.. ~ 44 Penyakit gila ; Sakit gila no. 1 : mereka orang-orang yang sudah tidak berpakaian dan lupa diri di jalan-jalan. –- LP hal. 82 Sakit gila no. 5 : menekankan belahan bola tennis sebagai alat bekam ke dada sehingga dada menonjol dan bidang. –- LP hal. 80 & 82 Sakit gila no. 7 : kemana perginya akal sehat ?—LP hal....
|  | Rijal Fauzi Sholihin · Lihat Profil Rijal Fauzi Sholihin · Lihat Blog Rijal Fauzi Sholihin |  | Dibaca : 6873 Kali |
 | Kamis, 24 Februari 11 - 14:45 WIB |  | 0 Komentar |  | Rating : 0 Bagus, 0 Jelek |
 | ANDREA HIRATA, IKAL, LASKAR PELANGI, SANG PEMIMPI, EDENSOR, MARYAMAH KARPOV, PENYAKIT GILA, PELAJARAN MORAL, ARAI, SAKIT GILA, QUOTE, PADANG BULAN, CINTA DI DALAM GELAS |

Sesuai janji saya pada status sebelumnya di http://kampus.unikom.ac.id/profile/13106801/49141/#, Membaca koran secara konvensional atau cara lama mungkin sudah biasa kita lakukan, tapi kalau membaca koran secara digital dengan format yang sama seperti ketika kita membaca secara konvensional atau cara lama (kertas/edisi cetak) mungkin jarang dilakukan, alasannya banyak mungkin karena tidak punya akses internet, tapi bagi yang punya dan tidak atau belum tahu tentang e-paper sebuah koran mungkin tidak ada salahnya mencoba. Dengan semakin murahnya koneksi internet, informasi menjadi sangat mudah didapat. Bahkan media elektronik seperti Televisi kadang kalah cepat dalam memberitakan suatu...

“Listen to the rhythm of the falling rain, telling me just what a fool I’ve been” Di atas adalah secuplik syair lagu milik band jaman tempo dulu, “The Cascades” yang lahir terinspirasi oleh indahnya hujan. Jelaslah bahwa hujan bukan sekadar “fenomena alam” terjadinya air yang tumpah dari langit menyiram kulit bumi, namun juga syarat akan “makna rukhiyah” karena Allah swt selalu menyiratkan tujuan dalam setiap penciptaan-Nya, agar kita memetik i’tibar (pelajaran darinya), ma khalakta hadza bathila. ”Dan diantara tanda-tanda (kebesaran) –Nya adalah bahwa dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira...